Friday, June 12, 2009

Bandung Town of Fashion

What comes after word fashion in Bandung? Yap. Distro or distribution store.


Distro-distro di Bandung yang mulai berjamur pada tahun 2000-an ini memang bisa dibilang cukup mewakili fashion anak-anak muda di Bandung khususnya usia pelajar. Dilihat dari kemampuan distro bersaing dengan brand-brand terkenal patut untuk diacungi jempol. Setelah beberapa tahun bersaing, distro tetap dicari dan masih banyak diminati pembelinya.


Jelas pakaian-pakain yang ditawarkan di distro pun mengikuti perkembangan zaman. Dulu ketika distro baru bermunculan barang dagangannya mungkin hanya seputar kaos-kaos dengan print desain khas masing-masing distro. Sekarang item fashion yang dijual bermacam-macam mulai dari tas, sepatu, kalung, dress, rok, topi, dan lain-lain namun tetap dengan desain sendiri atau hasil desain distro itu sendiri. Karena ke orisinilan desain barangnya lah yang membuat distro tetap setia digandrungi oleh peminatnya.


Salah satu pusat distro di Bandung ialah di sekitar Jalan Sultan Agung dan Trunojoyo. Diantaranya Badger, Antibeauty, Vogard, Cosmic, D’loops, Anonim, God.inc, Ouval Research, Screamous, Nanonine, Black id, Flashy, Unfold, dan lainnya. Masing- masing memiliki ciri khas pada desain item mereka.



one of our favourite distro! they have cute and girly stuff




deretan distro-distro


Ada satu toko unik yang kami temukan di Jalan Sultan Agung nomor 12. Namanya TokoTuku. Toko ini menjual barang-barang secondhand mulai dari pakaian, sepatu, pernik-pernik untuk rumah, kaset-kaset, buku, accesories dan lainnya. Konsep toko ini memang garage store dan memang benar-benar bertempat di garasi sebuah rumah. If you like anything classic, this is the right place for shop!





uniknya TokoTuku.. we heart this store!

So, if you come to Bandung, visit those fabulous stores. I promise you will love that stores!

Ps: thanks to our photographer!

Xoxo,

veniArni


30 comments:

adhe said...

emang bandung kota kreatif...hhha

Reading With Heart said...

wahhh, harus coba tuh jalan2 keliling distro...

musikmedia said...

setuju!bandung memang kotanya fashion

lita said...

iihhh pengen ke toko tukuuuuu..

ranti said...

ih jd pengen ke bandung deh

ira said...

k bdg g k distro ny kurang komplit...
banyak barang2 lucu dan menarik d distro2 nyaa..
yg bikin blog oke juga ya ngasih review nyaa..
nice job.. :)

Arni&Venia said...

@ira : makasiih dear
@lita : iyaa yuk ke sana, gue aja pgn lg kesana.. hihihi

dinar said...

eeemmm..
setuju bangettt
ke bandung klo gak ke distro ya gak afdoll..
hahaha...
bandung rame juga gara" banyak distro..
barang"nya lucu n orosinil..

tukutuku...
pengen nyobain kesana dehhhh....
di deket apa c????

Arni&Venia said...

@dinar : dr cosmic jalan dikit ke arah ouval, terus tar ada spanduknya gitu kok di kiri jalan. masuk deh di rumah yg ada spanduknya itu.. dia di rumah gitu sih tempatnya.. hehee

Anonymous said...

ya... dengan adanya distro, FO, semua itu pun menambah pendapatan daerah kota Bandung,,,
Tapi usaha ini sedikit mematikan usaha-usaha yang telah berdiri lama,, Misalnya, dulu kalo ke Bandung mau cari jeans ya ke cihampelas kalo sekarang???? wah bisa dibilang usaha di cihampelas kurang hidup setelah berdirinya distro2 ini...

^^,

Hanie Dewita said...

sbnrny gw g bgitu suka distro
tp tanpa distro bandung pasti bakal sepiiii :)

Hanie Dewita said...

sbnrny gw g bgitu suka distro
tp tanpa distro bandung pasti bakal sepiiii :)

wina said...

wah menarik banget tuu yg toko tukuu..
pengen ke sana dehh
murah" ga?

Arni&Venia said...

@ hanie: iyaa gue jg ga begitu suka han beli bju di distro. tpi emg bener kta lo ga ada distro bandung bkl sepi. justru itu cara anak bandung menuangkan kreatifitas mereka..
@wina: lumayan win murah-murah, ada yg mhl juga sih.. tp lucu2 brg2nya..

swalin said...

sebenernya siapa sih yang pertama kali mencetuskan distro?? itu orang kayaknya perlu dijadiin ikon karena dari idenya dia jadi banyak anak muda yang nggak perlu malu2 untuk menuangkan ide kreatifnya untuk dijadikan sebuah distro apapun bentuk barang hasil kreatifitasnya.
kelebihan distro selain barangnya khas anak muda, harganya juga terjangkau sama kebanyakan konsumennya yang notabene anak muda usia pelajar smp - mahasiswa.

warkop politik said...

Kenapa gedebage tidak dimasukkan. Aku beli jeans di sana..harganya murah meriah parah..

Wina said...

Wow makasih ya udah bagi2 infonya! Kalo ke Bandung ini bakal gw jadiin shopping guide : ) trus posting fashion bandung yaaa! i want moreee

tugas pertekom said...

mungkin akan lebih bagus lagi jika liputannya lebih banyak lagi.

keep up the good work

Sheisa Sastaviana said...

Setuju, Bandung adalah kota yang sangat 'fashion'.
Tapi, harus diingat juga bahwa pola pikir masyarakatnya harus mau menerima banyak perbedaan.

Perbedaan yang seringkali mencolok dan berlawanan arah dengan arus yang udah tercipta.

Apalagi semua yang masih mudamuda.
Pikirannya harus terbuka.

Fashion adalah sebuah ekspresi.
Fashion harus ekspresif.

Jadi mau seperti apapun bentuknya, fashion is an art.
Dan seni adalah sebuah kebebasan.

Terkadang, saya ingin pergi jalanjalan pakai boots dan baju yang sangat stylish seperti Serena van der Woodsen atau siapalah icon fashion yang saya temui di ELLE.
Saya udah percaya diri melangkah keluar.

Tapi yang membuat nyali menciut adalah pandangan orang yang seringkali mengesankan "Rek kamana sih maneh make boots???"

Jah, pikiran yang beginibegini nih yang harus lekas diluruskan.
Harusnya sih menganut prinsip 'No matter what they say...'

Tapi kan kita berdandan dan begaya juga harus pede supaya enak dilihat.
Dan salah satu faktor penunjang rasa percaya diri itu adalah lingkungan yang bisa menerima gaya berpakaian kita yang 'aneh'.

*hahahaha curhat!

Anonymous said...

keberadaan distro yg semakin bnyk secara kasat mata merupakan indikator pertumbuhan ekonomi yg baik bagi kota bdg. Tp disisi lain jika secara fisik telah terjadi keacakan yg cukup luas dlm pendirian bangunan distro (kegiatan perdagangan&jasa) maka kota bdg bisa aja jadi kota yg tdk punya keberlanjutan.misal : guna lahan kawasan dago mulanya adalah utk perumahan (dmn skrg bnyk bgt distro-fo) & hasilnya adalah kemacetan yg luar biasa di akhir pekan (karena memang sistem prasarana jalan mulanya diperuntukkan utk kawasan perumahan, meskipun pemkot tlh srg mencari jalan keluarnya). jadi tidak terdapat daya dukung dari infrastruktur sekitar terhadap guna lahan tersebut

:: ni gw gabisa naro nama gw.haha

agung said...

gw dari bekasi jauh2 kebandung cuma buat beli satu baju yang cuma ada di sana.. gokil deh. udah murah modis lagi. ahahaha

town of fashion, paris pan java..
jadi penasaran ke Tokotuku nh..

Anonymous said...

bandung gituu,..
parisnya indonesia,hahaha

Anonymous said...

Fashion..... g kan abis klo di bahas, Bandung terkenal dengan kota fashion"a. sukses dh.....

Anonymous said...

distro di bandung emg banyak bgt..
barang yang diproduksi juga udh mulai beragam..
tp mnurut gw ga semuanya high quality lho,cuma beberapa yg emang bagus dari segi bahan dan desainya..

blog nya keren..

Abianzar said...

nice info ...

sapta said...

info yg di garage keren tuh,,,jarang2..

klo distro2 mngkn da bnyk yg tau...tp yg kaya gtu jrang....

Rio Nanda Back to Nature said...

Cool Spot...

Wow,so old school.
DEKOrio

syita said...

arni knp ga masukin fo2 jg?
atau masukin est!!!lucu2 kan disitu
hehehe

Fajrini Darma Dalel said...

nice info gan! :D

lolichocopop said...

wahh pas bgd ni info nyaa ..
this weekend g mu k bandungg bisa jadi shopping guide nii :)
thanks yaaa ^^